SDNWORAGA

SD NEGERI WORAGA

Author name: sdnegriworaga@gmail.com

Uncategorized

Guru SDN Woraga: Saat Yotam Wenda dan Sisa Waker Memberikan Pemberitahuan Sehari Sebelum Pelajaran

Pada suatu pagi yang cerah di SD Negeri Woraga pada tanggal 17 Februari 2026, suasana di dalam ruang kelas terasa lebih hening dari biasanya. Cahaya matahari masuk melalui jendela, menyinari deretan bangku tempat para siswi dan siswa duduk dengan rapi. Mereka menunggu dengan penuh perhatian ketika guru memasuki ruangan sambil membawa beberapa lembar kertas pengumuman. Guru tersebut berdiri di depan kelas, tersenyum, lalu mulai memberikan pemberitahuan tentang mata pelajaran yang akan dipelajari pada semester ini. Ia menjelaskan perubahan jadwal untuk pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam kepada seluruh siswi dan siswa SD Negeri Woraga. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa akan ada tambahan kegiatan praktik untuk memperdalam pemahaman materi agar hasil belajar menjadi lebih baik. Para siswi dan siswa SD Negeri Woraga mendengarkan dengan saksama setiap penjelasan yang disampaikan. Beberapa dari mereka mencatat informasi penting di buku tulis, sementara yang lain mengangkat tangan untuk mengajukan pertanyaan. Guru menjawab setiap pertanyaan dengan sabar agar tidak ada yang merasa bingung atau tertinggal informasi. Setelah semua pemberitahuan selesai disampaikan, guru mengingatkan para siswi dan siswa SD Negeri Woraga untuk selalu disiplin dan semangat dalam mengikuti setiap mata pelajaran. Suasana kelas kembali terasa hangat dan penuh motivasi. Dengan semangat baru, kegiatan belajar mengajar pun dimulai pada pagi itu di SD Negeri Woraga.

Uncategorized

Penyerahan Buku Kebudayaan Suku Lani dari Sepi Wanimbo kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara

Penyerahan buku kebudayaan Suku Lani merupakan momen penting dalam upaya pelestarian budaya lokal Papua, khususnya di wilayah Tolikara. Buku ini diserahkan oleh Sepi Wanimbo sebagai bentuk kepedulian terhadap warisan budaya leluhur Suku Lani agar tetap dikenal dan dipelajari oleh generasi muda. Dokumentasi budaya dalam bentuk buku menjadi sarana penting untuk menjaga nilai-nilai adat, sejarah, bahasa, serta tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Buku kebudayaan Suku Lani ini memuat berbagai informasi tentang kehidupan sosial, adat istiadat, sistem nilai, serta kearifan lokal masyarakat Lani. Melalui penyerahan buku ini, diharapkan pengetahuan budaya tidak hanya tersimpan dalam ingatan lisan, tetapi juga terdokumentasi secara tertulis sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal. Penyerahan buku secara resmi dilakukan oleh Sepi Wanimbo kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara yang diwakili oleh Bapak Hermain Gurik. Dalam kesempatan tersebut, penyerahan ini menjadi simbol kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pelestarian budaya daerah. Dinas Pendidikan diharapkan dapat memanfaatkan buku ini sebagai referensi pendidikan budaya lokal di sekolah-sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Tolikara semakin mengenal dan mencintai budaya Suku Lani sebagai bagian dari identitas mereka. Penyerahan buku kebudayaan ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal serta menjaga keberlangsungan budaya Papua agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Uncategorized

Kegiatan Gotong Royong SDN Woraga di Kelasis Gundagi

  Hari ini, Selasa, 11 November 2025, Kepala Sekolah SDN Woraga, Bapak Yhon Wenda, S.Pd, bersama para guru dan siswa-siswi SDN Woraga melaksanakan kegiatan sosial di Calon Kelasis Gundagi. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sekolah terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, terutama dalam membantu orang tua kelasis Gundagi yang sedang mempersiapkan acara makan sumbang. Dalam kegiatan tersebut, seluruh warga sekolah bergotong royong menyusun batu untuk pembangunan tempat acara. Guru-guru seperti Bapak Yotam Wonda dan Bapak Siswa Wonda turut hadir dan memberikan semangat kepada para siswa agar bekerja dengan kompak dan penuh tanggung jawab. Kerja sama antara guru dan murid terlihat begitu harmonis, mencerminkan nilai kebersamaan yang selama ini ditanamkan di lingkungan SDN Woraga. Bapak Kepala Sekolah, Yhon Wenda, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih siswa untuk bekerja keras, tetapi juga menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. “Kami ingin anak-anak belajar bahwa pendidikan bukan hanya di kelas, tetapi juga dari pengalaman nyata di lapangan,” ujarnya sambil memantau para siswa yang sedang menyusun batu dengan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias dan gembira mengikuti kegiatan ini. Mereka bekerja sambil belajar tentang pentingnya gotong royong dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun kegiatan dilakukan di bawah terik matahari, semangat para siswa tidak surut sedikit pun, bahkan mereka saling berlomba untuk memberikan hasil kerja terbaik. Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan ucapan terima kasih dari pihak Kelasis Gundagi kepada keluarga besar SDN Woraga. Semangat kebersamaan dan kerja sama yang ditunjukkan hari ini menjadi contoh nyata bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh kuat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. SDN Woraga membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

Uncategorized

Dedikasi dan Kreativitas Guru Yotam Wonda dalam Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan dan Meningkatkan Karakter Murid di SD Negeri Woraga

Guru Yotam Wonda adalah sosok yang penuh semangat ketika mengajar di SD Negeri Woraga. Setiap kali memasuki kelas, senyum ramahnya selalu menyapa murid-murid, membuat suasana belajar menjadi hangat dan menyenangkan. Ia tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kedisiplinan kepada setiap siswa.   Di dalam kelas, Pak Yotam dikenal kreatif dalam menyampaikan pelajaran. Ia sering menggunakan media pembelajaran yang menarik, seperti gambar, alat peraga, dan permainan edukatif, sehingga murid lebih mudah memahami materi yang sulit. Misalnya, saat mengajarkan matematika, ia membuat soal menjadi permainan yang menantang sehingga anak-anak tetap fokus dan antusias. Selain mengajar, Pak Yotam juga peduli terhadap perkembangan pribadi muridnya. Ia selalu meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh kesah anak-anak, memberi nasihat, dan mendorong mereka agar percaya diri. Banyak murid merasa nyaman berbagi cerita karena guru ini sabar dan selalu memberikan dukungan positif. Kehadiran Guru Yotam Wonda di SD Negeri Woraga memberikan dampak yang besar bagi murid dan lingkungan sekolah. Tidak hanya prestasi akademik yang meningkat, tetapi juga karakter dan sikap sosial anak-anak menjadi lebih baik. Sekolah merasa beruntung memiliki guru yang berdedikasi tinggi dan selalu berusaha menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi semua siswa

Uncategorized

Bapak Kepala Sekolah SD Negeri Woraga, Yhon Wenda S.Pd, bermain bola Voli bersama Siswi dan Siswa saat jam istirahat

 Di SD Negeri Woraga, suasana sekolah tampak begitu meriah. Bapak Kepala Sekolah, Yohn Wenda S.Pd, terlihat ikut bermain bola voli bersama para siswa dan siswi di halaman sekolah saat jam istirahat. Kegiatan ini menjadi pemandangan yang menarik karena jarang sekali kepala sekolah ikut terlibat langsung dalam permainan bersama murid-muridnya. Para siswa tampak gembira dan bersemangat karena bisa bermain bersama pemimpin sekolah mereka. Dengan mengenakan pakaian sederhana dan senyum ramah, Bapak Yohn Wenda S.Pd menunjukkan keterampilannya dalam bermain voli. Ia tidak hanya bermain untuk bersenang-senang, tetapi juga memberikan contoh sportivitas kepada seluruh siswa. Setiap kali ada siswa yang melakukan kesalahan, beliau memberikan semangat dan dorongan agar tetap percaya diri. Sikap beliau yang rendah hati membuat suasana permainan menjadi penuh keakraban. Kehadiran Bapak Kepala Sekolah di tengah-tengah siswa membawa suasana yang berbeda. Anak-anak yang sebelumnya hanya bermain bersama teman sekelas kini merasa lebih bersemangat karena bisa bermain bersama sosok yang mereka hormati. Hal ini juga mempererat hubungan antara kepala sekolah, guru, dan siswa, sehingga tercipta suasana sekolah yang harmonis dan menyenangkan. Kegiatan bermain voli bersama ini menjadi bukti bahwa Bapak Yohn Wenda S.Pd tidak hanya memimpin dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata. Beliau menunjukkan bahwa seorang kepala sekolah juga dapat menjadi teladan dalam hal kebersamaan dan semangat olahraga. Melalui kegiatan sederhana ini, siswa-siswi SD Negeri Woraga belajar arti kerja sama, persahabatan, dan pentingnya menjaga semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.

Uncategorized

Membersihkan Halaman Sekolah, Cara Anak SD Negeri Woraga Peduli Lingkungan

Anak-anak sekolah SD Negeri Woraga melaksanakan kegiatan membersihkan halaman sekolah sebagai bagian dari kegiatan rutin mereka. Setiap hari Jumat, para siswa bersama guru-guru bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Mereka menyapu halaman, mencabut rumput liar, dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini dilakukan dengan semangat dan kerja sama yang tinggi. Kegiatan kebersihan ini bukan hanya sekadar tugas tambahan, tetapi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Anak-anak diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini. Mereka belajar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga tanggung jawab semua orang yang menggunakan lingkungan tersebut. Kebersihan lingkungan sekolah sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Halaman sekolah yang bersih membuat anak-anak lebih betah dan semangat dalam belajar. Selain itu, lingkungan yang bersih juga dapat mencegah berbagai penyakit yang bisa muncul dari sampah atau genangan air kotor. Materi pelajaran memang penting, tetapi pendidikan tidak hanya tentang buku dan ujian. Menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian lingkungan juga merupakan bagian dari proses belajar. Hal-hal seperti ini akan membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama serta lingkungan sekitar. Dengan kegiatan seperti membersihkan halaman sekolah, SD Negeri Woraga telah memberikan contoh nyata bahwa pembelajaran bisa dilakukan dari tindakan sederhana. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini terus dilakukan dan menjadi budaya positif di sekolah.

Uncategorized

Pembagian Seragam Sekolah oleh Kepala Sekolah SD Negeri Woraga

Pada hari Senin, 1 Juli 2025, Kepala Sekolah SD Negeri Woraga, Bapak John Wenda, S.Pd, memimpin langsung kegiatan pembagian seragam sekolah kepada seluruh siswa dan siswi. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah dengan suasana yang penuh antusias dan semangat dari para peserta didik. Pembagian seragam ini merupakan bagian dari program sekolah untuk mendukung pemerataan fasilitas pendidikan bagi seluruh murid. Bapak John Wenda dalam sambutannya menyampaikan bahwa seragam sekolah bukan hanya pakaian, tetapi juga simbol dari kedisiplinan, persatuan, dan semangat belajar. Ia berharap dengan adanya seragam yang baru, para siswa akan semakin termotivasi untuk datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih percaya diri. “Kami ingin setiap anak merasa bangga menjadi bagian dari SD Negeri Woraga,” ujarnya. Pembagian seragam ini mencakup pakaian seragam harian, olahraga, dan atribut sekolah lainnya. Setiap siswa menerima satu set lengkap yang telah disesuaikan dengan ukuran masing-masing. Orang tua siswa pun turut hadir dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian sekolah terhadap kebutuhan dasar anak-anak mereka. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Bapak John Wenda menegaskan bahwa SD Negeri Woraga akan terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang adil dan berkualitas bagi semua. Ia juga mengajak seluruh pihak, baik guru maupun orang tua, untuk terus mendukung perkembangan pendidikan anak-anak demi masa depan yang lebih cerah.

Scroll to Top