Aturan Penerimaan Siswa Baru di SD Negeri Woraga
Penerimaan siswa baru di SD Negeri Woraga dilaksanakan setiap tahun ajaran baru dengan mengikuti ketentuan dari Dinas Pendidikan setempat. Proses ini umumnya dimulai pada bulan Mei hingga Juli. Sekolah membuka pendaftaran untuk calon peserta didik kelas 1 dengan menyebarkan informasi melalui papan pengumuman, media sosial, dan kerja sama dengan TK/PAUD sekitar. Pendaftaran ini bertujuan untuk menjaring anak-anak usia sekolah yang memenuhi syarat usia dan domisili.
Syarat utama yang harus dipenuhi calon siswa antara lain usia minimal 6 tahun per tanggal 1 Juli tahun berjalan. Selain itu, calon siswa harus menyertakan dokumen penting seperti akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan dari TK atau PAUD (jika ada), serta fotokopi KTP orang tua. Semua dokumen tersebut diserahkan ke panitia penerimaan untuk diverifikasi. Sekolah juga memberikan perhatian khusus pada siswa yang berada di zona terdekat dengan sekolah.
SD Negeri Woraga menerapkan sistem zonasi sesuai dengan kebijakan pemerintah, di mana prioritas utama diberikan kepada anak-anak yang berdomisili di wilayah terdekat dari sekolah. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, maka seleksi akan dilakukan berdasarkan usia tertua dan urutan pendaftaran. Anak-anak dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas juga mendapatkan kuota khusus sesuai peraturan inklusif.
Proses penerimaan siswa baru ini tidak dipungut biaya. SD Negeri Woraga menekankan prinsip pendidikan gratis dan terbuka untuk semua kalangan. Setelah dinyatakan diterima, orang tua akan diberi informasi mengenai masa orientasi siswa, daftar perlengkapan yang dibutuhkan, dan kalender akademik tahun ajaran baru. Komunikasi aktif antara sekolah dan wali murid terus dijaga demi keberhasilan proses belajar anak.
Dengan sistem penerimaan yang transparan, adil, dan ramah anak, SD Negeri Woraga berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan dasar yang bermutu. Sekolah ini terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan melalui tenaga pendidik yang profesional, lingkungan belajar yang aman, serta dukungan dari masyarakat sekitar. Aturan penerimaan ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam mempersiapkan masa depan pendidikan anak secara optimal.































































